Digital Sablon Sahabat 22 Bandung

Exclusive Digital Sablon

Grunge style..!!!

Minat bisa kontak klik Di Sini.

Digital Sablon Sahabat 22 Bandung

Langsung saja hubungi kami..!!! Digital Sablon Sahabat 22

Twitter : Van Baron @IsaRioF
IG : @vanbaronofficial

MUSIC IS MY PASSION

Digital Sablon Sahabat 22 Bandung

Penawaran Terbaik Kalung Mutiara Air Laut Asli Lombok

Kalung Mutiara Air Laut Asli Digital Sablon Sahabat 22 Bandung

Digital Sablon Sahabat 22 Bandung

Sablon digital adalah sablon yang proses pengerjaannya sebagian besar pembuatan oleh komputer dan printer, peran anda kurang lebih hanyalah menjadi operator dari kedua alat tersebut saja, dan sedikit peran lainnya.

Ada dua jenis sablon digital secara umum, yaitu yang proses penempelan sablon masih harus pembuatan secara manual menggunakan mesin heat press dan transfer paper, serta proses sablon yang pembuatan langsung pada kaos menggunakan mesin printer DTG (Direct to Garment).

Proses Sablon Digital

Pada jenis yang pertama, desain sablon akan tercetak dari komputer dan menggunakan mesin printer yang telah terisi dengan tinta khusus (sublim) pada selembar kertas dalam bentuk terbalik (mirrored), yang nantinya hasil cetakan tersebut akan menempelkan pada kaos yang telah terlapisi transfer paper, untuk kemudian akan perlu press menggunakan mesin pemanas (heat press) hingga desain akan berpindah dalam bentuk normal pada bahan kaos.

Sementara untuk jenis sablon digital yang kedua, proses penyablonan akan menggunakan perangkat komputer dan printer DTG, kaos yang ingin kita sablon akan kita masukkan ke dalam printer, dan akan langsung cetak tanpa melalui perantara, untuk kemudian selanjutnya barulah kaos tersebut perlu press menggunakan mesin pemanas supaya sablon benar-benar menempel.

Perbedaan Sablon Manual dan Digital

alat-bahan-sablon-digital-dtg

Setelah anda memahami pengertian dan bagaimana cara kerja dari kedua jenis sablon tersebut, selanjutnya kami akan memberikan penjelasan mengenai apa saja perbedaan sablon manual dan digital, terlihat dari 8 faktor, yang selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Biaya

Melihat dari segi biaya yang harus mengeluarkan untuk masing-masing jenis sablon, ada beberapa keunggulan dan kelebihan dari keduanya yang perlu anda ketahui sebelum memutuskan akan menggunakan yang mana.

Pada sablon manual, biaya yang akan anda keluarkan untuk pengerjaan 1 buah kaos akan lebih mahal apabila membandingkan sablon digital, namun apabila anda ingin memesan kaos dalam jumlah banyak, maka sablon manual akan jauh lebih murah.

Mengapa demikian ? Karena sebanyak jumlah kaos yang ingin cetak, pada sablon manual anda tetap harus menyiapkan tinta dengan kuantitas yang kurang lebih sama untuk 1 kaos ataupun untuk beberapa kaos, dan anda tetap harus menyiapkan screen, dan biaya sablon manual juga menghitung per jenis warna.

Sementara untuk sablon digital, pengerjaan 1 buah kaos atau berapapun kaosnya bisa melakukan dalam waktu yang relatif cepat namun investasi yang kita butuhkan untuk membeli printer dan komputer, dan juga biaya pemeliharaan kedua alat tersebut akan jauh lebih mahal, sehingga para vendor sablon digital tidak semudah itu memberikan diskon untuk pemesanan jumlah besar.

2. Kerumitan Pengerjaan

Perbedaan sablon manual dan digital lainnya adalah pada kerumitan pengerjaan, yang tentunya akan berpengaruh kepada poin pertama di atas, yaitu biaya yang kita butuhkan untuk menyablon 1 kaos.

Untuk sablon manual, pengerjaannya akan lebih rumit mengingat anda membutuhkan beberapa perlatan terpisah, dan anda harus mencetak desain sablon secara manual tanpa bantuan mesin cetak atau komputer.

Keahlian dan ketrampilan sangat perlukan pada sablon manual, karena apabila terjadi satu kesalahan saja maka proses sablon akan mengulang lagi dari awal, dan bahkan membutuhkan peralatan baru apabila terjadi kerusakan.

Bukannya hal itu tidak mungkin terjadi pada sablon digital, tapi pada digital pengerjaannya relatif lebih simpel karena anda hanya tinggal mengoperasikan printer dan komputer, serta apabila terjadi kesalahan maka pengulangan proses bisa melakukan lebih cepat.

3. Lama Pengerjaan

Lamanya pengerjaan yang kebutuhan pada sablon manual menjadikan jenis sablon ini kurang unggul di bidang ini, dan untuk anda yang membutuhkan satu atau banyak kaos dalam waktu cepat maka sebaiknya menggunakan sablon digital saja.

4. Dimensi Desain

Dimensi atau luas desain yang bisa cetak atau sablon akan lebih terbatas pada sablon digital, karena akan sangat tergantung pada dimensi dari mesin printer yang kita gunakan, baik itu printer sublim ataupun printer DTG.

Sementara pada sablon manual, dimensi screen yang mencapai 40x50cm cukup dapat kita andalkan untuk mencetak desain yang membutuhkan dimensi yang luas, serta apabila anda mencetaknya pada bahan kain terlebih dahulu sebelum terjahit menjadi kaos, maka hampir kita bilang tidak ada batasan dalam menggunakan sablon manual.

5. Kompleksitas Desain

Bicara soal komplelsitas desain dalam lingkup perbedaan sablon manual dan digital, hal ini bisa kita bilang relatif dan sangat tergantung dari kebutuhan anda, serta keahlian dari mereka yang mengerjakan sablon tersebut.

Hampir tidak ada desain yang tidak bisa pengerjaan menggunakan sablon manual, kecuali kalau anda ingin mencetak foto pada kaos, yang hanya dapat berlaku oleh sablon digital untuk menghasilkan kualitas yang serupa.

Sisanya akan tergantung pada jenis tinta sablon dan juga seberapa ahli pekerja sablon manual dalam menerapkan teknik tertentu untuk dapat mencapai bentuk desain yang anda inginkan.

Kasarnya, untuk sablon digital hasil cetak akan as is alias apa adanya sesuai dengan file desain yang anda berikan, sementara pada sablon manual akan tergantung dari beberapa faktor tersebut di atas, namun tidak bergantung pada kualitas file yang anda berikan (kecuali kalau desain pada file terlalu pecah atau buruk kualitasnya).

6. Bahan Kaos

Untuk jenis bahan kaos yang bisa kita gunakan, pada sablon manual akan lebih fleksibel dan bisa mencetak pada jenis bahan apa saja tergantung dari jenis tinta yang kita gunakan, namun pada sablon digital umumnya akan lebih optimal apabila anda menggunakan bahan yang 100% cotton alias katun.

7. Kualitas Warna

Bicara soal kualitas warna, hal ini juga akan bergantung kepada banyak faktor, yang terutama adalah jenis tinta dan keahlian dari pekerja untuk sablon manual, serta jenis printer dan tinta yang berguna untuk sablon digital.

Umumnya hasil cetakan pada sablon digital akan memiliki ketebalan tinta yang lebih tipis, sehingga, tergantung dari desain anda, terkadang akan terlihat lebih pudar apabila membandingkan sablon manual.

Sementara untuk sablon manual, karena tingkat ketebalan bisa mengatur sendiri oleh pekerja nya, maka umumnya warna sablon akan terlihat lebih cerah dan tebal yang menjadikan desain anda tampak lebih nyata.

8. Daya Tahan

Faktor yang menentukan perbedaan sablon manual dan digital yang terakhir, dan cukup sering menjadi bahan argumentasi dan diskusi adalah soal daya tahan dari masing-masing jenis sablon.

Banyak yang menganggap sablon digital akan lebih tahan lama dan juga sebaliknya, pada kenyataannya kedua jenis sablon bisa memiliki daya tahan yang baik asalkan menggunakan tinta, bahan kaos, dan teknik pengerjaan yang tepat.

Digital Sablon Sahabat 22

Lihat juga brand lain Di Sini.

%d blogger menyukai ini: