Porang, salah satu kekayaan hayati umbi-umbian Indonesia ini sedang menjadi komoditas primadona di industri pertanian. Termasuk pembuatan mie shirataki olahan porang, ampuh untuk turunkan berat badan. Seperti yang telah terberitakan Kompas.com sebelumnya, umbi porang ini memiliki nilai jual tinggi di pasar ekspor; Jepang, China, Taiwan, Vietnam, Australia, dan Korea.

Tak hanya memiliki harga jual tinggi untuk ekspor, tanaman yang termasuk jenis iles-iles ini juga memberi segudang manfaat bagi kesehatan. Melansir situs Badan Litbang Pertanian Kementrian Pertanian, https://www.litbang.pertanian.go.id/; tanaman porang, seperti halnya tanaman umbi-umbian lain mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan.

Karbohidrat merupakan komponen penting pada umbi porang yang terdiri atas pati, glukomannan, serat kasar dan gula reduksi. Nah, kandungan glukomannan ini relatif tinggi, sehingga menjadi ciri spesifik dari umbi porang.

Glukomannan dapat bermanfaat untuk berbagai industri pangan antara lain untuk produk makanan, termasuk mie shirataki. Mie panjang berwarna putih ini terkenal sebagai makanan yang mengenyangkan namun rendah kalori. Mie shirataki ini kaya akan glukomanan. Bahkan faktanya, glukomanan telah terbukti menyebabkan penurunan berat badan dalam banyak penelitian.

Shirataki sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti air terjun putih, yang menggambarkan tampilan mie shirataki. Mengandung sekitar 97% air dan 3% serat glukomanan dari umbi porang membuat mie shirataki sangat rendah kalori dan mengandung jenis karbohidrat kompleks.

Melansir Healthline, berikut lima manfaat mie shirataki :

1. Tinggi Serat Kental

Glukomanan adalah serat yang sangat kental, yaitu sejenis serat larut yang dapat menyerap air untuk membentuk gel. Faktanya, glukomanan dapat menyerap hingga 50 kali beratnya dalam air, seperti yang tercermin dari kandungan air mie shirataki yang sangat tinggi.

Mie shirataki akan bergerak melalui sistem pencernaan Anda dengan sangat lambat, kemudian membantu Anda merasa kenyang dan menunda penyerapan nutrisi ke aliran darah.

Selain itu, serat kental berfungsi sebagai prebiotik – yang akan memberi makan bakteri yang hidup di usus besar, yang juga terkenal sebagai flora usus atau mikrobiota. Di usus besar, bakteri memfermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek; yang dapat melawan peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan dan memberikan manfaat kesehatan lainnya.

Sebuah penelitian pada manusia memperkirakan, bahwa memfermentasi glukomanan menjadi asam lemak rantai pendek dapat menghasilkan satu kalori per gram serat. Karena satu porsi mie shirataki (113 gram) biasanya mengandung sekitar 1-3 gram glukomanan, sehingga pada dasarnya ini adalah makanan bebas kalori dan bebas karbohidrat.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Mie shirataki bisa menjadi alat penurunan berat badan yang ampuh. Serat kental pada mie shirataki menunda pengosongan perut; jadi Anda akan merasa kenyang lebih lama dan akhirnya makan lebih sedikit.

Selain itu, memfermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek dapat merangsang pelepasan hormon usus yang meningkatkan perasaan kenyang. Tambahan lagi, mengkonsumsi glukomanan sebelum mengkonsumsi makanan lain; tampaknya mengurangi kadar hormon kelaparan ghrelin.

Satu tinjauan dari tujuh penelitian menemukan, bahwa orang yang mengkonsumsi glukomanan selama 4-8 minggu kehilangan berat badan sekitar 1,4–2,5 kilogram.

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi glukomanan saja atau tambahan jenis serat lain; akan kehilangan berat badan lebih banyak secara signifikan dengan diet rendah kalori, dari pada dengan kelompok plasebo.

Dalam studi lain, orang gemuk yang mengonsumsi glukomanan setiap hari selama delapan minggu kehilangan 2,5 kg tanpa harus makan lebih sedikit atau mengubah kebiasaan olahraga mereka. Namun, studi delapan minggu lainnya; mengamati tidak ada perbedaan dalam penurunan berat badan; antara orang yang kelebihan berat badan dan obesitas yang menggunakan glukomanan dan mereka yang tidak.

Karena penelitian ini menggunakan 2-4 gram glukomanan; dalam bentuk tablet atau suplemen yang meminumnya dengan air; mie shirataki kemungkinan besar memiliki efek serupa. Meski demikian, belum ada penelitian yang tersedia secara khusus tentang mie shirataki.

Selain itu, waktu mungkin berperan. Suplemen glukomanan biasanya meminumnya satu jam sebelum makan, sedangkan mie shirataki adalah bagian dari makanan.

3. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Glukomanan telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita deabetes dan resistensi insulin. Karena serat kental menunda pengosongan perut, kadar gula darah dan insulin meningkat lebih bertahap; karena nutrisi terserap ke dalam aliran darah Anda. Dalam sebuah penelitian, orang dengan deabetes tipe 2 yang mengkonsumsi glukomanan selama tiga minggu tampak mengalami penurunan fruktosamin yang signifikan; yang merupakan penanda kadar gula darah. Dalam studi lain, orang dengan deabetes tipe 2; yang mengonsumsi satu dosis glukomanan sebelum mengonsumsi glukosa secara signifikan menurunkan kadar gula darah dua jam kemudian; berbanding dengan gula darah mereka setelah mengkonsumsi plasebo.

4. Membantu Menurunkan Kolesterol

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa glukomanan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Para peneliti mencatat, bahwa glukomanan meningkatkan jumlah kolesterol yang keluar dalam tinja sehingga lebih sedikit yang terserap kembali ke aliran darah.

Sebuah tinjauan terhadap 14 studi menemukan, bahwa glukomanan menurunkan kolesterol LDL (buruk) dengan rata-rata 16 mg / dL dan trigliserida dengan rata-rata 11 mg / dL.

5. Dapat Meredakan Sembelit

Banyak orang mengalami sembelit kronis atau jarang buang air besar yang sulit keluar. Glukomanan terbukti dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk sembelit pada anak-anak dan orang dewasa.

Dalam sebuah penelitian, sembelit parah berhasil terobati pada 45% anak yang menggunakan glukomanan; berbanding dengan hanya 13% dari kelompok kontrol. Untuk orang dewasa, suplemen glukomanan meningkatkan frekuensi buang air besar; menaikkan tingkat bakteri usus yang menguntungkan; dan produksi asam lemak rantai pendek

Potensi Efek Samping

Bagi sebagian orang, glukomanan dalam mie shirataki dapat menyebabkan masalah pencernaan ringan; seperti tinja encer, mulas, dan perut kembung. Namun perlu catatan bahwa glukomanan hasil temuannya aman pada semua dosis yang teruji dalam penelitian.

Meski demikian – seperti halnya semua serat – yang terbaik adalah memasukkan glukomanan ke dalam makanan Anda secara bertahap.

Selain itu, glukomanan dapat mengurangi penyerapan obat tertentu, termasuk beberapa obat deabetes. Untuk mencegahnya, minumlah obat Anda setidaknya satu jam sebelum atau empat jam setelah makan mie shirataki.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengenal Mie Shirataki, Olahan Porang yang Ampuh Menurunkan Berat Badan“.

Penulis : Bestari Kumala Dewi
Editor : Bestari Kumala Dewi

ERA DIGITAL
INVESTASI TAK TERBATAS RUANG & WAKTU


Rumah tinggal keluarga adalah kebutuhan dasar manusia. Utamanya bagi Pekerja Migran Indonesia, Klub Cahaya melayani kebutuhan dengan kerja sama saling menguntungkan. Selengkapnya klik ke Klub Cahaya atau Real Estate. Atau ke Beranda.

Kesempatan Emas – Miliki aset properti dengan murah, mudah dan cepat..!!!
Harga tanah dan rumah naik terus, tak pernah turun..
Kami menawarkan 2 cara pembelian : 1. Beli tanah dulu, bangun rumah nanti. 2. Beli rumah langsung, sudah termasuk tanah.
Dengan mendaftar pembelian properti kami, Anda sudah memiliki properti bersama kami..

Hubungi kami untuk mendapat penawaran dan negosiasi terbaik..
Pembayaran setelah lengkap dokumen Notaris..

Perumahan Cahaya Caruban – Kendal
PT. Cemerlang Cahaya Internasional
Kontak HP/WA :
+62 838 61122815
https://klubcahaya.com

Mie Shirataki Olahan Porang, Ampuh Turunkan Berat Badan

Kategori: Goresan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: